Senin, 04 April 2016

AKREDITASI, UPAYA MEMPERTAHANKAN PERINGKAT A

Senin – Selasa 4 – 5 April 2016 SMP N 1 Sluke menerima visitasi (kunjungan) Tim Assessor Akreditasi sekolah.
Tim Assessor terdiri atas:
  1. Bpk Ali Mursidi, M.Pd
  2. Bpk Mujiono, M.Pd
Turut hadir dalam visitasi tersebut adalah Bapak Achmad Sholchan, M.Pd dari Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang.


SMP N 1 Sluke berupaya mempertahankan prestasi gemilangnya dengan memperoleh predikat A dengan nilai yang meningkat (di atas 89).
Di tahun 2011 SMP N 1 Sluke memperoleh nilai 89 predikat A (sangat baik).










Di upload oleh Amin Wahyudi

SEKILAS
AMIN WAHYUDI
Sehari-hari mengajar di SMP N 1 Sluke. Mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris.
Selain mengelola blog sekolah (blog ini) dia juga punya blog pribadi yang dia maksudkan sebagai blog pendidikan.














Jumat, 08 Januari 2016

WORLD WAYANG DAY (HARI WAYANG DUNIA)

By Amin Wahyudi

ENGLISHINDONESIAN
November 7, 2015 was declared as The World Wayang Day by The Indonesian Institute of Art (ISI) Surakarta (Solo). The day was celebrated by an around the clock Wayang show. The Rector of ISI Surakarta (Solo), Prof. Dr. Sri Rochana Widyastutieningrum S.Kar M.Hum, said that the event was a support to an "Indonesian Mental Revolution Movement" promoted by the President Joko "Jokowi" Widodo some days earlier (Times Indonesia, Panjebar Semangat, a Javanese weekly, No.2 - 9 Januari 2016, page 11-12) 7 November 2015 dideklarasikan sebagai Hari Wayang Dunia oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta (Solo). Hari tersebut dirayakan dengan pagelaran wayang sehari semalam. Rektor ISI Surakarta (Solo) Prof. Dr. Sri Rochana Widyastutieningrum S.Kar M.Hum mengatakan bahwa acara tersebut sebagai bentuk dukungan pada gerakan revolusi mental Indonesia yang diperkenalkan oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo beberapa hari sebelumnya. (Times Indonesia, Panjebar Semangat, mingguan berbahasa Jawa, No.2 - 9 Januari 2016, halaman 11-12).

Image courtesy of Dewi Idayanti
Wayang is a traditional puppet show found in Java and Bali islands and in some Javanese ethnic enclave such as in Sumatra island and in Suriname (South America).The puppet made of leather (leather puppet) or wood (wooden puppet).Wayang adalah pertunjukan boneka tradisional yang ditemukan di Pulau Jawa dan Bali dan di beberapa kantong suku Jawa seperti di Sumatra dan Suriname (Amerika Selatan). Wayang terbuat dari kulit (wayang kulit) atau kayu (wayang golek).
.
Related to the topic (mostly in Indonesian):
  1. http://dewiidayanti42.blogspot.co.id/2015/06/macam-macam-wayang-jawa.html
  2. https://tokohwayang.wordpress.com/
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Wayang_kulit
  4. http://online.internationalfolkart.org/dancingshadows/making-puppets.html (English)
  5. https://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/arts-and-culture/wayang-kulit-show/





Di upload oleh Amin Wahyudi

SEKILAS
AMIN WAHYUDI
Sehari-hari mengajar di SMP N 1 Sluke. Mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris.
Selain mengelola blog sekolah (blog ini) dia juga punya blog pribadi yang dia maksudkan sebagai blog pendidikan.




Kamis, 07 Januari 2016

BAGAIMANA MELAKUKAN BELAJAR KELOMPOK ?

Para siswa, belajar kelompok (Small Group Learning) adalah kegiatan yang tidak asing bagi kalian, tapi tahukah kalian apa manfaat belajar kelompok?

Belajar kelompok memberikan kesempatan para siswa untuk mengembangkan komunikasi dalam memecahkan masalah / soal. Komunikasi diperlukan untuk menyatakan pendapat, menolak pendapat, atau menyatakan setuju atau tidak setuju.

Menurut Johnson, Johnson, dan Holubeck (1994), demikian juga Kagan, belajar kelompok (Small Group Learning) bisa mengembangkan hal-hal berikut:
  • Toleransi dan interaksi positif antar siswa dengan perbedaan latar belakang budaya
  • Pertukaran dan proses informasi
  • Penguasaan akademis
  • Pemerolehan pengetahuan dan ketrampilan baru
  • Kesempatan menuelesaikan masalah nyata
  • Sikap positif terhadap materi
  • Keterbukaan terhadap wawasan baru
  • Motivasi untuk belajar
  • Kepercayaan diri pada kecakapan sosial
  • Kesehatan psychologis (jiwa) semisal, perkembangan sosial, penghargaan diri dsb
  • Kehadiran
Prinsip Dasar Belajar Kelompok
Kegiatan belajar kelompok akan berhasil manakala mengikuti prinsip-prinsip berikut:
  1. Ketergantungan positif
    Setiap anggota punya peran dalam menyelesaikan sebuah tugas. Kelompok akan berhasil kalau semua anggota bekerja sesuai bagiannya. Keberhasilan seseorang hanya bisa dicapai kalau anggota yang lain menjalankan perannya. Semua saling bergantung satu sama lain.
    Misalnya selompok siswa belajar bersama dalam tugas pementasan (bermain peran). Ada yang berperan dalam tokoh protagonis, antagonis, narator, musik / suara pengiring dsb.

  2. Ket:
    Foto-foto ini bukan untuk referensi.
  3. Kesungguhan anggota
    Anggota dalam belajar kelompok harus bersungguh-sungguh dalam menjalankan perannya
  4. Interaksi kelompok
    Diskusi tentang konsep, berbagi pengalaman pribadi, dan kegiatan lain dalam kelompok memnerlukan adanya interaksi aktif dalam kelompok.
Intinya, belajar kelompok berbeda dengan belajar di dalam kelompok.

Ada pendapat, manusia akan belajar bila yang dipelajari itu bermanfaat bagi dia. Nah, tantangan para siswa adalah menemukan manfaat dalam belajar mis, apa manfaatnya kalau siswa belajar bahasa Inggris.

Selamat menikmati belajar kelompok.

Bersabarlah, setelah dipelajari semua akan lebih mudah

Referensi:
  1. Small Group Learning
  2. How to make small group learning work





Di upload oleh Amin Wahyudi

SEKILAS
AMIN WAHYUDI
Sehari-hari mengajar di SMP N 1 Sluke. Mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris.
Selain mengelola blog sekolah (blog ini) dia juga punya blog pribadi yang dia maksudkan sebagai blog pendidikan.




Jumat, 18 Desember 2015

10 BESAR GASAL TAHUN 2015 / 2016

Daftar siswa SMP N 1 Sluke yang memperoleh peringkat 10 besar pada semester gasal tahun pelajaran 2015 / 2016.
KELAS VII
RANKNAMAKELASJML NILAIORTUALAMAT
I PUA FATHANNA DESIA W.P. VII G 924 HARJON USMAN SLUKE
II WILUJENG NINDA LATIFAH VII A 918 NUR CHOLIS SLUKE
III SEGITA HIDAYASA RIZKINA VII F 910 AGUS SUBAGYA JURANGJERO
IV SEPTIAN RISMALIA VII E 906 NURHADI SANETAN
V NAILI AMALIA VII E 905 SUWARJO SLUKE
VI ARIFKA DEWI SINTA A. VII B 905 ARIF SUSANTO LERAN
VII DEWI AWALIYATUS S VII A 903 SUMARDI TRAHAN
VIII SOFIYYA SALSABILA VII A 903 KASRI SLUKE
IX M IMAM FATONI VII F 903 ASMUNI SENDANGMULYO
X ARINI HIDAYATI VII A 902 KASNAWI SLUKE
.
KELAS VIII
RANKNAMAKELASJML NILAIORTUALAMAT
I ELVITA ZULAIKAH VIII A 946 M SYAHRI SLUKE
II DZURROTUN PUTRI NIKMAH VIII A 928 KUNADI SANETAN
III VONI FATIMATUSZZAHRO VIII A 927 SUBAEDI PANGKALAN
IV TIKA RAHMAWATI VIII A 922 DARMANI SENDANGMULYO
V ANI WULANDARI VIII A 920 NASIB LANGGAR
VI MASRUROTUL FUADAH VIII A 911 SUMAEDI PANGKALAN
VII FARIDATUN NIKMAH VIII A 911 ASIP SENDANGMULYO
VIIIMEILA AMAWATUL KHOIRIYAH VIII A 908 MAKRONI PANGKALAN
IX MOHAMAD BASHORI VIII A 908 ACHMAD SOCHBI SLUKE
X DYAH NURMAYA SARI VIII A 907 RUSYIDI SENDANGMULYO
.
KELAS IX
RANKNAMAKELASJML NILAIORTUALAMAT
I ASA NUR FARICHA IX A 978 ABDUL CHAMIM SLUKE
II LAELY MURYANTI IX A 966 SUPRIYONO SANETAN
III KHUSANA NIATI IX A 963 MOCH. SOLEH SLUKE
IV PRADINA DWI SUNARDI IX A 962 SUNARDI SLUKE
V MELINDA ITA IZZAKAH IX A 951 AGUS RIKI P. (ALM) TRAHAN
VI MASINKA WAHYUNINGRUM IX A 947 MASHUDI PANGKALAN
VII AHMAD YUDAN PRASETYO IX B 944 SLAMET RIYADI SLUKE
VIIISITI NURUL FAZA M IX A 941 SUTIKNO MANGGAR
IX KHOIRUN NISA' IX A 932 WASKUN SLUKE
X NANIK ASIH IX A 932 KASTARI SENDANG MULYO
XI SITI NUR KHASANAH IX A 932 KARMUDJI BINANGUN

Catatan:
Kelas IX peringkat VII, VIII, IX, X, dan XI adalah ralat dari versi yang diumumkan di lapangan pukul 09.00 pagi pada Sabtu tanggal 19 Desember 2015.
Mohon maaf.




Di upload oleh Amin Wahyudi

SEKILAS
AMIN WAHYUDI
Sehari-hari mengajar di SMP N 1 Sluke. Mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris.
Selain mengelola blog sekolah (blog ini) dia juga punya blog pribadi yang dia maksudkan sebagai blog pendidikan.




Kamis, 03 Desember 2015

HUT PGRI 2015

IndonesianEnglish
Rabu 25 Nopember 2015 SMP N 1 Sluke menjadi tuan rumah upacara Hari Guru dan HUT PGRI ke-70. Wednesday Nopember 25, 2015 SMP N 1 Sluke hosted a ceremony of Teacher Day and the 70th Anniversary of Indonesian Teachers Association.

Hadir dalam upacara tersebut adalah siswa SD, SMP, guru, dan kepala instansi di Kecamatan Sluke. The students of Elementary School and Junior High School, teachers, and the chiefs of offices in Sluke Sub-district attended the ceremony.


Students and teachers attended the ceremony. (foto: Pak Mudiono)

Kepala Instansi / The Chiefs of Offices . (foto: Pak Mudiono)

Camat Sluke, Mardiyanto, SE dalam amanatnya mendorong para guru untuk menyiapkan Generasi Emas pada tahun 2040. The Chief of Sluke Sub-district, Mardiyanto, SE, on his speech encouraged the teachers to provide The Golden Generation in 2040.

Kontribusi Ranting V
Ranting V, SMP N 1 Sluke, tidak hanya berkontribusi sebagai tuan rumah namun juga mengirim 2 anggotanya untuk mengikuti lomba di tingkat kabupaten Rembang. The 5th sub-branch, SMP N 1 Sluke, did not only host the ceremony but also sent its 2 members as the contestants in Rembang Regency level .


Amin Wahyudi (number 09, right), participant to Solo Vocal Contest. (foto: Pak Mudiono)

Hindro Wahyudi (number 4, standing on the right, red trunk), belonged to the team in Volleyball Competition. (foto: Pak Mudiono)





Di upload oleh Amin Wahyudi

SEKILAS
AMIN WAHYUDI
Sehari-hari mengajar di SMP N 1 Sluke. Mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris.
Selain mengelola blog sekolah (blog ini) dia juga punya blog pribadi yang dia maksudkan sebagai blog pendidikan.




Minggu, 29 November 2015

KECAMATAN SLUKE


Image:Amin Wahyudi,s collection

IndonesianEnglish
Sluke adalah salah satu wilayah kecamatan di Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah.
Sluke is one of sub-district areas in Rembang Regency, Central Java Province.
Sluke, seperti yang tampak pada peta di atas, terletak di pantai Laut Jawa.
Sluke, as seen on the map above, lies on the coast of Java Sea.
Kecamatan Sluke terdiri atas 14 desa yaitu:
  1. Leran
  2. Jurangjero
  3. Trahan
  4. Pangkalan
  5. Sluke
  6. Langgar
  7. Sanetan
  8. Rakitan
  9. Jatisari
  10. Manggar
  11. Blimbing
  12. Bendo
  13. Sendang Mulyo
  14. Labuhan Kidul

Sluke Sub-district consists of 14 villages. They are:
  1. Leran
  2. Jurangjero
  3. Trahan
  4. Pangkalan
  5. Sluke
  6. Langgar
  7. Sanetan
  8. Rakitan
  9. Jatisari
  10. Manggar
  11. Blimbing
  12. Bendo
  13. Sendang Mulyo
  14. Labuhan Kidul

Bangunan-bangunan menonjolLandmarks


Image, courtesy of Panoramio

PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap)
Lokasi: Desa Leran dan Trahan
PLTU (Steam Generated Power Plant)
Location: Leran and Trahan villages



Image, courtesy of Muria News

Pelabuhan Tanjung Bonang
Lokasi: Desa Sendang Mulyo
Tanjung Bonang Seaport
Location: Sendang Mulyo village





Di upload oleh Amin Wahyudi

SEKILAS
AMIN WAHYUDI
Sehari-hari mengajar di SMP N 1 Sluke. Mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris.
Selain mengelola blog sekolah (blog ini) dia juga punya blog pribadi yang dia maksudkan sebagai blog pendidikan.




Minggu, 01 November 2015

KURIKULUM SMP N 1 SLUKE 2015/2016 COVER



DOKUMEN



KURIKULUM
SMP NEGERI 1 SLUKE
KABUPATEN REMBANG
TAHUN PELAJARAN 2015/2016






DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 SLUKE
Jl. Raya Sluke No. 4 Tlp. (0295) 531581
Rembang 59272






Bacaan terkait:
  1. Bab I Pendahuluan
  2. Bab II Tujuan
  3. Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum
  4. Bab IV Kalender Pendidikan



Di upload oleh Amin Wahyudi

SEKILAS
AMIN WAHYUDI
Sehari-hari mengajar di SMP N 1 Sluke. Mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris.
Selain mengelola blog sekolah (blog ini) dia juga punya blog pribadi yang dia maksudkan sebagai blog pendidikan.







KURIKULUM SMP N 1 SLUKE 2015/2016 BAB II

BAB II
TUJUAN
  1. Tujuan Pendidikan
    Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar mengacu pada Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 dirumuskan tujuan umum pendidikan dasar yaitu “meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut” .

    Mengacu pada Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 Standar Kompetensi Lulusan (SKL) SMP/MTs/SMPLB*/Paket Badalah :
    1. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja.
    2. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri.
    3. Menunjukkan sikap percaya diri.
    4. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang lebih luas.
    5. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup nasional.
    6. Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sumber--sumber lain secara logis, kritis, dan kreatif.
    7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif.
    8. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimiliki.
    9. Menunjukkan kemampuan menganilisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
    10. Mendeskripsi gejala alam dan sosial.
    11. Memanfatkan lingkungan secara bertanggung jawab.
    12. Menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa,dan bernegara demi terwujudnya persatuan daIam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    13. Menghargai karya seni dan budaya nasional.
    14. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya.
    15. Menerapkan hidup bersih, seha,t bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang.
    16. Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun.
    17. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat.
    18. Menghargai adanya perbedaan pendapat.
    19. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek sederhana.
    20. Menunjukkan keterampiIan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sederhana.
    21. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan menengah
  2. Visi Sekolah
    MENCIPTAKAN INSAN BERPRESTASI, BERIMAN, BERJATI DIRI INDONESIA
    SEIRING KEMAJUAN IPTEK DAN LINGKUNGAN
    Indikator:
    1. Hasil lulusan beriman, cerdas, terampil, berkepribadian, dan mampu menghadapi tantangan hidup secara global.
    2. Memiliki Dokumen kurikulum yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
    3. Proses pembelajaran dan bimbingan konseling yang efektif dan efisien
    4. Sumber daya manusia tenaga pendidik dan kependidikan yang professional.
    5. Tersedianya sarana prasarana belajar yang berkualitas dan memadai.
    6. Terselenggaranya tata kelola organisasi dan kelembagaan yang transparan, kredibel dan akuntabel.
    7. Terjalinnya partnership kelembagaan lokal dan nasional
    8. Memiliki sistem penilaian sesuai dengan standar nasional.
    9. Terwujudnya lingkungan yang rindang, indah, dan nyaman
    10. Hasil lulusan beriman, cerdas, terampil, berkepribadian, dan mampu menghadapi tantangan hidup secara global.
  3. Misi Sekolah
    1. Membimbing siswa untuk berprestasi dan mampu dalam menghadapi tantangan hidup di era globalisasi.
    2. Menanamkan dan menerapkan nilai-nilai agama sebagai cermin keimanan dan ketakwaannya.
    3. Menyelenggarakan proses pembelajaran dan bimbingan konseling yang efektif, efisien, berkualitas, serta terintegrasi pendidikan karakter.
    4. Memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan agar mampu dan tangguh
    5. Melengkapi sarana dan prasarana pembelajaran yang berkualitas dan memadai.
    6. Menyelenggarakan tata kelola organisasi dan kelembagaan yang transparan, kredibel, dan akuntabel serta professional.
    7. Menjalin partnership kelembagaan lokal dan nasional.
    8. Mewujudkan model sistem penilaian dengan standar nasional.
    9. Mengembangkan kegiatan pelestarian lingkungan hidup berbasis kemitraan dan partisipati
  4. Tujuan Sekolah
    Sedangkan secara khusus, sesuai dengan visi dan misi sekolah, serta tujuan umum pendidikan dasar, tujuan pendidikan pada SMP Negeri 1 Sluke yang akan dicapai adalah :
    1. Menghasilkan 1 Buku Kurikulum yang lebih baik.
    2. Menghasilkan silabus 11 mapel untuk kelas 7 , 8, dan 9 dengan lebih baik.
    3. Menghasilkan RPP lengkap untuk semua guru mapel.
    4. Menghasilkan penyelenggaraan pembelajaran dengan metode CTL / PAKEM.
    5. Menghasilkan rasio buku teks pelajaran untuk peserta didik 1 : 1 untuk 8 mapel.
    6. Menghasilkan pengelolan kelas yang efektif.
    7. Menghasilkan pengawasan proses pembelajaran (supervisi) secara keseluruhan.
    8. Menghasilkan rata-rata pencapaian KKM semua mapel 75.
    9. Menghasilkan nilai Ujian Nasional dengan rata-rata 6,75.
    10. Mengahasilkan kelulusan 100%.
    11. Menghasilkan prestasi kejuaraan sebanyak 3 jenis / bidang tingkat kabupaten.
    12. Menghasilkan semua lulusan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi 80%.
    13. Menghasilkan lulusan yang memiliki ketrampilan beriman dan berakhlaq.
    14. Pencapaian standar pendidik berkualifikasi minimal S1 bersertifikat pendidik.
    15. Pencapaian jumlah guru mengajar sesuai dengan bidangnya.
    16. Mampu mengikuti pelatihan-pelatihan untuk menigkatkan kompetensi guru meliputi : MGMP, work shop, seminar.
    17. Pencapaian kinerja tenaga TU lebih profesional.
    18. Pencapaian jumlah rombel menjadi 9 rombel.
    19. Pencapaian pemenuhan air bersih.
    20. Pencapaian pemenuhan lapangan volly dan sepak takrow yang memadai.
    21. Pencapaian pemenuan komputer untuk siswa 4 unit.
    22. Pencapaian pemenuhan 1 leptop untuk kepala sekolah.
    23. Pencapaian pemenuhan 1 laptop dan LCD proyektor untuk kegiatan pembelajaran.
    24. Pencapaian pemenuhan jaringan internet di sekolah.
    25. Pencapaian penambahan buku referensi guru.
    26. Pencapaian penambahan alat-alat olah raga.
    27. Pencapaian penambahan alat peraga pembelajaran.
    28. Pencapaian standar pengelolaan pelaksanaan rencana kerja meliputi :
      1. pedoman sekolah,
      2. strutur organisasi,
      3. pelaksanaan kegiatan kesiswaan,
      4. kegiatan pembelajaran,
      5. bidang pendidik dan tenaga kependidikan,
      6. bidang sarana prasarana,
      7. bidang keuangan,
      8. lingkungan sekolah,
      9. komite sekolah.
    29. Pencapaian standar pengelolaan pengawasan dan evaluasi.
    30. Pencapaian standar pembiayaan meliputi : biaya investasi, biaya operasional, dan biaya personal.
    31. Mampu menggalang sumber dana dengan pihak lain.
    32. Menghasilkan guru yang mampu menilai dan mengevaluasi pembelajaran secara otentik.
    33. Menghasilkan guru mampu mengembangkan instrumen penilaian hasil belajar siswa.
    34. Mampu mengadakan ulangan dan ujian.
    35. Mampu meningkatkan pengembangan budaya malu bagi semua warga sekolah.
    36. Mampu meningkatkan lingkungan yang semakin rindang, nyaman , indah dan sehat yang dapat meningkatkan motivasi pembelajaran semua warga sekolah.
  5. Hasil Yang diharapkan
    Hasil yang diharapkan adalah sbb :
    1. Terealisasinya kurikulum SMP N 1 Sluke berdasarkan KTSP tahun 2004.
    2. Terealisasinya Penyelenggaraan Pembelajaran dengan metode CTL/PAIKEM.
    3. Terealisasinya buku teks pelajaran bagi peserta didik 1 : 1 untuk 8 Mapel.
    4. Terealisasinya kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien.
    5. Terealisasinya pengawasan proses pembelajaran
    6. Terealisasinya rata – rata pencapaian KKM semua Mapel 75.
    7. Terealisasinya Nilai UN dengan rata – rata 6,75.
    8. Terealisasinya Kelulusan 100%.
    9. Tercapainya standar pendidik berkualifikasi minimal S1 bersertifikat Pendidik.
    10. Terealisasinya jam tambahan (les) yang efektif, sehingga siswa siap menghadapi Ujian Nasional dan Lulus 100%.
    11. Tercapainya pemenuhan 1 laptop dan LCD proyektor untuk kegiatan pembelajaran.
    12. Tercapainya pemenuhan jaringan internet di sekolah.
    13. Terealisasinya pelatihan – pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru.
    14. Tercapainya kinerja tenaga TU yang lebih profesional.
    15. Terealisasinya jumlah rombel menjadi 9 untuk setiap tingkatan kelas.
    16. Terealisasinya pemenuhan air bersih.
    17. Terpenuhinya lapangan volly dan sepak takraw yang memadai.
    18. Tercapainya pemenuhan komputer untuk siswa 1 : 1 untuk menunjang kemajuan tekhnologi.
    19. Terpenuhinya buku referensi untuk guru.
    20. Tercapainya standar pengelola pelaksanaan rencana kerja meliputi : Struktur Organisasi, Pelaksanaan Kegiatan Kesiswaan, Kegiatan Pembelajaran, Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Bidang Sarpras, Bidang Keuangan, Lingkungan Sekolah dan Komite Sekolah.
    21. Terealisasinya guru yang mampu menilai dan mengevaluasi pembelajaran secara otentik.
    22. Terealisasinya pengembangan budaya malu bagi semua warga sekolah.
    23. Terdapat siswa yang siap mengikuti lomba seni lukis dan memperoleh 3 besar tingkat kabupaten.
    24. Terdapat siswa yang siap mengikuti lomba seni tari dan memperoleh 3 besar tingkat kabupaten.
    25. Terdapat siswa yang siap mengikuti lomba atletik dan memperoleh 2 besar tingkat kabupaten.
    26. Terdapat siswa yang siap mengikuti lomba catur dan memperoleh peringkat 1 tingkat kabupaten.
    27. Tercapainya peningkatan prestasi dalam kegiatan keagamaan, olah raga dan kesenian.
    28. Terbentuknya siswa yang berkepribadian luhur dan sopan santun.
    29. Terealisasinya lingkungan yang semakin rindang, nyaman, indah dan sehat yang dapat meningkatkan motivasi pembelajaran semua warga sekolah.
  6. Analisis Konteks
    1. Standar Isi
    No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Nyata Rencana Tindak Lanjut
    1 Kerangka Dasar Kurikulum Mencakup 5 kelompok mata pelajaranyaitu Agama dan akhlaq mulya,kewarganegaraan dan kepribadian,IPTEK, Estetika, dan pend. Jasmani,olahraga dan kesehatan Belum terprogram pendidikan karakter bangsa Memprogramkan pendidikan karakter bangsa
    2 Struktur Kurikulum
    • Susunan mata pelajaran, muatan lokal , dan pengembangan diri yang harus ditempuh oleh siswa dituangkan dalam struktur kurikulum.
    • Satu minggu 32 jam, setiap satuan pendidikan dimungkinkan menambah 4 jam.
    • Kompetensi yang harus dikuasai siswa tercantum dalam SK dan KD
    Lebih dari 36 jam tatap muka dalam satu minggu Perlu diadakan perubahan untuk menjadi 36 jam tatap muka dalam satu minggu
    3 Beban BelajarBeban belajar kegiatan tatap muka perjam pembelajaran berlangsung selama 40 menit Terpenuhi
    4 KurikulumTingkatSatuanPendidikan Dikembangkan oleh satuan pendidikan berdasarkan panduan penyusunan kurikulum dari BSNP Belum dikembangkan, masih adopsi pada contoh Melakukan analisis SKL satdik dan SKL kelompok mapel
    5 Kalender Pendidikan Minggu efektif, waktu libur, tengah semester, UAS, UN, US, Ujian Praktik, terima raport alokasi waktunya mengacu pada kalender pendidikan yang disusun kabupaten Sudah menyesuaikan Kaldik Kabupaten

    2. Standar Kompetensi Lulusan
    No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Nyata Rencana Tindak Lanjut
    1 SKL Satuan Pendidikan
    1. Mengamalkan ajaran agama yang dianut.
    2. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri.
    3. Menunjukkan sikap percaya diri.
    4. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku.
    5. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras.
    6. Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan secara logis kritis, dan kreatif.
    7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif.
    8. Menunjukkan kemampuan belajar mandiri sesuai dengan potensinya.
    9. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan mampu memecahkan masalah.
    10. Menerapkan nilia-nilai kebersamaan, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
    11. Menghargai karya seni dan budaya nasional.
    12. Menerapkan hidup bersih, sehat.
    13. Memahami hak dan kewajiban.
    14. Menghargai perbedaan pendapat.
    15. Menunjukkan gemar membaca dan menulis.
    Belum terpenuhi Melakukan analisis SKL satdik
    2 SKL Kelompok Mata Pelajaran Sesuai dengan standar kompetensi kelompok mata pelajaran yang tercantum dalam Permendiknas No. 23 Tahun 2006 tentang SKL Terpenuhi
    3 SKL Mata Pelajaran Sesuai dengan standar kompetensi mata pelajaran yang tercantum dalam Permendiknas No. 23 Tahun 2006 tentang SKL Terpenuhi

    3. Standar Proses . .
    No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Nyata Rencana Tindak Lanjut
    1 Perencanaan
    - Silabus Silabus memuat :
    • Identitas mapel,
    • SK,
    • KD,
    • Materi,
    • Kegiatan KBM,
    • Indikator,
    • Penilaian,
    • alokasi waktu,
    • sumber belajar
    Silabus dibuat masih mengadopsi dari MGMP Dibuat sesuai dengan kondisi satdik
    - RPP Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP) memuat :
    • Identitas mapel,
    • SK,
    • KD,
    • Indikator,
    • Karakter,
    • alokasi waktu,
    • materi pelajaran,
    • Metode,
    • langkah-langkah kegiatan KBM,
    • sumber belajar,
    • Penilaian,
    • Lks,
    • Kunci Jawaban,
    • Pedoman Penilaian
    RPP dibuat tidak melampirkan LKS dan instrumen soal Dibuat LKS dan instrumen soal
    2 Pelaksanaan Proses Pembelajaran
    - Robongan belajar Jumlah maksimal rombongan belajar 32 siswa Terpenuhi
    - Beban kerja guru Beban kerja guru sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dalam 1 minggu Terpenuhi tapi lebih dari 36 jam perminggu Diubah untuk menjadi 36 jam perminggu
    - Buku teks pelajaran Rasio buku teks pelajaran 1 : 1 per mata pelajaran Terpenuhi
    3Pelaksanaan Pembelajaran - Pendahuluan - Apresiasi - Penyampaian tujuan - Motivasi Kegiatan Inti - Eksplorasi - Elaborasi - Konfirmasi Penutup - Rangkuman - Refleksi - Tugas Pelaksanaan Proses KBM dilaksanakan secara runtut sesuai dengan RPP Kegiatan pembelajaran kurang konsisten karena alat bantu (peraga), dan metode yang digunakan kadang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran Diupayakan metode, alat peraga sesuai dengan materi yang disajikan
    4, Penilaian Hasil Pembelajaran Penilaian dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi minimal yang harus dicapai siswa Penilaian belum konsisten terbentur alokasi waktu Dicarikan waktu luang
    5Pengawasan Proses Pembelajaran - Supervisi - Evaluasi, analisis, dan - tindak lanjut Pelaksanaan supervisi setiap semester, dan hasil evaluasi, analisis belum seluruhnya ditindaklanjuti Supervisi terpenuhi, namun belum menindaklanjuti hasil dari tindaklanjut Diadakan implementasi tindak lanjut

    4. Standar Penilaian .
    No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Nyata Rencana Tindak Lanjut
    1 Prinsip Penilaian Sahih, obyektif, adil, terpadu, terbuka, menyeluruh dan berkesinambungan, sistematis, akuntabel, berkreteria Terpenuhi
    2 Teknik Penilaian Menggunakan berbagai teknik penilaian berupa :
    • Teknik Test :
      tes tulis, tes lisan, tes unjuk kerja
    • Teknik observasi (pengamatan)
    • Teknik penugasan :
      tugas rumah atau proyek
    Sebagian belum menguasai teknik penilaian Mengikuti workshop bimbingan teknik penilaian
    3Penilaian Oleh Pendidik Dilakukan secara berkesinambungan, untuk memantau proses dan kemajuan belajar siswa Terpenuhi
    4 Penilaian Oleh Satuan Pendidikan Dilakukan untuk menilai pencapaian kompetensi siswa pada semua mata pelajaran Terpenuhi

    6. Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
    No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Nyata Rencana Tindak Lanjut
    1 Kualifikasi Akademik guru Memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat ( D-IV) atau Sarjana (S1) Terpenuhi
    2 Standar Kompetensi Guru Dikembangkan secara utuh dari empat kompetensi utama yaitu kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial Sebagian belum memahami secara uth Mengikuti workshop bimbingan kompetensi guru

    7. Standar Kualifikasi Sarana dan Prasarana .
    No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Nyata Rencana Tindak Lanjut
    1 Lahan Rasio minimum luas lahan terhadap peserta didik memenuhi standar pelayanan minimal Terpenuhi
    2 Bangunan Rasio minimum luas lantai bangunan terhadap peserta didik memenuhi standar Terpenuhi
    3
    • Ruang kelas
    • Ruang Perpustakaan
    • Ruang Lab. IPA
    • Ruang Kasek
    • Ruang guru
    • Ruang media
    • Ruang ketrampilan
    • Ruang TU
    • Ruang konseling
    • Ruang UKS
    • Ruang OSIS
    • Ruang ibadah
    • Gudang
    • Jamban
    • Tempat olahraga
    Satuan Pendidikan sekurang-kurangnya memiliki prasarana tersebut sesuai dengan standar pelayanan minimal Terpenuhi
    4, Perabot Memenuhi standar pelayanan minimal Terpenuhi

    8. Standard Pendanaan .
    No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Nyata Rencana Tindak Lanjut
    1 Biaya Satuan Pendidikan
    • Biaya investasi
    • Biaya operasi
    • Bantuan biaya pendidikan
    • Beasiswa
    Dicukupi oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah dan masyarakat Terpenuhi
    2 Biaya Penyelenggara/Penge Lola Pendidikan
    • Biaya investasi
    • Biaya operasi
    Dicukupi oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah dan Masyarakat Terpenuhi
    3Biaya Pribadi Peserta Didik Dicukupi oleh Orang Tua Siswa Terpenuhi

    9. Standar Pengelolaan . .
    No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Nyata Rencana Tindak Lanjut
    1 Perencanaan
    A. Visi Sekolah Rencana kongkrit 4 tahun kedepan kondisi sekolah yang dihrapkan Terpenuhi
    B. Misi Sekolah Penjabaran visi yang disesuaikan dengan kekuatan sekolah Terpenuhi
    C. Tujuan Sekolah Menggambarkan tingkat kualitas yang akan dicapai Terpenuhi
    2 Pelaksanaan Adanya :
    • Pedoman kerja
    • Struktur Organisasi
    • Pelaksanaan kegiatan
    • Pelaksanaan kesisswaan
    • Pelaksanaan kurikulum
    • Pendayagunaan tenaga pendidik dan kependidikan
    • Pelaksanaan sarana prasarana
    • Pelaksanaan bidang keuangan
    • Pelaksanaan upaya perbaikan Lingkungan sekolah
    • Peran serta masyarakat
    Masih ada sebagian yang pelaksanaan Nya masih berjalan kurang baik Mengupaya Kan perbaikan untuk yang kurang baik
    3 Pengawasan Adanya program pengawasan berkelanjutan dan dilaksana Kan untuk semua jenis kegiatan Didasarkan pada SNP Belum mampu membuat program pengawasan yang detail Perlu adanya laithan dari dinas pendidikan
    4 Evaluasi Evaluasi program kerja tahunan secara periodik sekurang-kurangnya satu kali pada tahun anggaran sekolah Belum mampu mengevaluasi Program tahunan dengan detail Perlu adanya workshop evaluasi program tahunan



Bacaan terkait:
  1. Cover
  2. Bab I Pendahuluan
  3. Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum
  4. Bab IV Kalender Pendidikan



Di upload oleh Amin Wahyudi

SEKILAS
AMIN WAHYUDI
Sehari-hari mengajar di SMP N 1 Sluke. Mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris.
Selain mengelola blog sekolah (blog ini) dia juga punya blog pribadi yang dia maksudkan sebagai blog pendidikan.




Jumat, 23 Oktober 2015

KURIKULUM SMPN 1 SLUKE 2015 / 2016 BAB III

BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

  1. Struktur Kurikulum
  2. Struktrur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam Standar Isi, meliputi lima kelompok mata pelajaran, sebagai berikut :
    Kelompok Mata Pelajaran Cakupan
    1. Agama dan Akhlak Mulia Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.
    2. Kewarganegaraan dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.

    Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.
    3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk mengenal, menyikapi, dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menanamkan kebiasaan berpikir dan berperilaku ilmiah yang kritis, kreatif dan mandiri.

    Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.

    Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA/MA/SMALB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.

    Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK/MAK dimaksudkan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi, membentuk kompetensi, kecakapan, dan kemandirian kerja.
    4. Estetika Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.
    5. Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat.

    Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat.

    Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMA/MA/SMALB/SMK/MAK dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat.
    Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.
    Adapun pengelompokan mata pelajaran selengkapnya sebagai berikut:
    1. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia meliputi Pendidikan Agama
    2. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian meliputi Pendidikan Kewarganegaraan
    3. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi
    4. kelompok mata pelajaran estetika meliputi Seni Budaya dan Bahasa Jawa
    5. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan meliputi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

    STRUKTUR KURIKULUM SMP N 1 SLUKE
    Komponen Kelas dan Alokasi Waktu
    VII VIII IX
    A. Mata Pelajaran
    1. Pendidikan Agama 2 2 2
    2. Pendidikan Kewarganegaraan 3**) 3**) 3**)
    3. Bahasa Indonesia 6**) 6**) 6**)
    4. Bahasa Inggris 4 4 4
    5. Matematika 4 4 4
    6. Ilmu Pengetahuan Alam 4 4 4
    7. Ilmu Pengetahuan Sosial 5**) 5**) 5**)
    8. Seni Budaya 2 2 2
    9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 2 2 2
    10. Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2
    B. Muatan Lokal
    1. Bahasa Jawa 2 2 2
    C. Pengembangan Diri
    1. Kepramukaan
    2. SWL/Bahasa Inggris
    3. Olah Raga Atletik
    4. Pencak Silat
    5. Kerokhanian (BTAQ)
    6. BK
    7. PMR
    8. Vocal, musik
    9. Seni Tari
    10. Seni Lukis
    11. Jurnalistik
    12. OSN(Matematika, IPA, IPS)
    1*) 1*) 1*)
    Jumlah 36 36 36
    *)Ekuivalen 2 jam pembelajaran
    **) Mapel PKn kelas 7, 8 dan 9 ditambah 1 jam
    Untuk mapel PKn penambahan jam dilakukan karena ada penambahan pendidikan budaya dan karakter bangsa serta pendidikan lalu lintas
    **) Mapel Bahasa Indonesia kelas 7,8,9 ditambah 2 jam
    Untuk Mapel B.Indonesia penambahan jam dilakukan karena memiliki SK KD yang sangat banyak
    **) Mapel IPS untuk kelas 7, 8 dan 9 ditambah 1 jam
    Untuk mapel IPS penambahan jam dilakukan karena memiliki 3 sub mapel Geografi, Ekonomi, Sejarah

    Jam pelajaran berjumlah 36 jam, masih ditambah dengan kegiatan sebagai berikut :
    1. 1 Jam untuk Upacara Bendera
    2. 1 jam untuk pemberdayaan Guru / TU
    3. 1 jam untuk pemberdayaan siswa oleh wali kelas atau kebersihan
    4. 1 jam untuk pelayanan Bimbingan dan Konseling
  3. Muatan Kurikulum
    1. Mata Pelajaran
      1. Pendidikan Agama
        Meliputi :
        Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha, mengingat kondisi sosial budaya masyarakat di lingkungan sekitar sekolah.
        Tujuan :
        Memberikan wawasan terhadap keberagaman agama di Indonesia.
        Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa sesuai keyakinan agamanya masing-masing.
      2. Kewarganegaraan dan Kepribadian
        Tujuan :
        Memberikan pemahaman terhadap siswa tentang kesadaran hidup berbangsa dan bernegara dan pentingnya penanaman rasa persatuan dan kesatuan.
      3. Bahasa Indonesia
        Tujuan :
        Membina keterampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi dan sarana pemahaman terhadap IPTEK
      4. Bahasa Inggris
        Tujuan :
        Membina ketrampilan berbahasa dan berkomunikasi secara lisan dan tertulis untuk menghadapi perkembangan IPTEK dalam menyongsong era globalisasi.
      5. Matematika
        Tujuan :
        Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar matematika dalam rangka penguasaan IPTEK.
      6. Ilmu Pengetahuan Alam
        Meliputi : Fisika dan Biologi
        Tujuan :
        Memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa untuk menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan IPTEK.
      7. Ilmu Pengetahuan Sosial
        Meliputi : Sejarah, Ekonomi dan Geografi
        Tujuan :
        Memberikan pengetahuan sosio cultural masyarakat yang majemuk, mengembangkan kesadaran hidup bermasyarakat serta memiliki ketrampilan hidup secara mandiri.
      8. Seni Budaya
        Meliputi : Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari dan Seni Teater.
        Tujuan :
        Mengembangkan apresiasi seni, daya kreasi dan kecintaan pada seni budaya Nasional
      9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
        Tujuan :
        Menanamkan kebiasaan hidup sehat, meningkatkan kebugaran dan ketrampilan dalam bidang olahraga, menanamkan rasa sportifitas, tanggung jawab disiplin dan percaya diri pada siswa.
      10. Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi
        Meliputi :
        Elektronika, Teknologi Informasi dan Komunikasi.
        Tujuan :
        Memberikan keterampilan dibidang Teknologi Informatika dan keterampilan Elektronika yang sesuai dengan bakat dan minat siswa
    2. Muatan Lokal
      Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan/atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Berdasarkan SK Gubernur Jawa Tengah Nomor 895.5/01/2005 tanggal 23 Februari 2005 Tentang Kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Jawa Tahun 2004 untuk jenjang pendidikan SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs dan SMA/SMALB/SMK/MA Negeri dan Swasta sebagai Mulok Wajib di Provinsi Jawa Tengah adalah Bahasa Jawa. Sekolah diberi keleluasaan untuk menambah mulok lain selama tidak melebihi beban belajar maksimal.
      MULOK: BAHASA JAWA
      Tujuan:
      Untuk mengembangkan kompetensi berbahasa Jawa dan melestarikan bahasa Jawa
    3. Kegiatan Pengembangan Diri
      Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah.
      1. Kepramukaan
        1. Sebagai wahana siswa untuk berlatih berorganisasi
        2. Melatih siswa untuk trampil dan mandiri
        3. Melatih siswa untuk mempertahankan hidup
        4. Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada orang lain
        5. Memiliki sikap kerjasama kelompok
        6. Dapat menyelesaikan permasalahan dengan tepat
        7. Mampu berkompetisi dalam lomba
      2. Olah Raga
        1. Melatih dan membentuk timPencak Silat
        2. Melatih dan membentuk tim Atletik
        3. Mampu berkompetisi dalam lomba
      3. Kegiatan Seni dan Budaya
        1. Pengembangan Seni Lukis
        2. Pengembangan seni Batik
        3. Pengembangan seni Tari
        4. Pengembangan seni Vokal dan Musik
        5. Mampu berkompetisi dalam lomba
      4. PMR (Palang Merah Remaja)
        1. Sebagai wahana siswa untuk berlatih berorganisasi
        2. Melatih siswa untuk trampil dan mandiri
        3. Melatih siswa untuk mempertahankan hidup
        4. Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada orang lain
        5. Memiliki sikap kerjasama kelompok
        6. Dapat menyelesaikan permasalahan dengan tepat
        7. Mampu berkompetisi dalam lomba
      5. Kegiatan Kerokhanian
        1. Pembinaan iman melalui BTAQ (Baca Tulis Al Quran)
        2. Mampu berkompetisi dalam lomba bidang IMTAQ
      6. SWL (Speaking, Writing Listening)
        1. Mengembangkan ketrampilan dasar bahasa Inggris
        2. Membantu siswa dalam mencapai SKL
        3. Mempersiapkan siswa dalam menghadapi UN
      7. Bimbingan Konseling ( BK )
        1. Layanan atau bantuan yang diberikan kepada peserta didik (siswa) baik perorangan atau kelompok agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal dalam bidang pribadi, sosial, belajar dan karier.
      8. OSN( Olimpiade Sain Nasional)
        1. Menyiapkan siswa untuk mengikuti OSN
        2. Melatih siswa berpikir kritis
      9. Jurnalistik
        1. Memberikan pengetahuan dan ketrampilan tentang konsep jurnalistik kepada siswa dan mampu menjadi pedoman peningkatan kreatifitas sekolah dengan membuka ruang aktif bagi subjek pendidikan, siswa dan guru untuk menampilkan pengembangan sumber daya manusia yang lebih efektif
        2. Memberikan solusi dan rekomendasi pemecahan masalah yang berkaitan dengan ekstrakurikuler yang intelektual sehingga dapat membangun keunggulan kompetitif
        3. Mengurangi ketidakmampuan siswa dan guru dalam menulis dan memproduksi informasi sehingga menjadi sumber daya manusia yang sekaligus mempromosikan sekolah dan pendidikan.
  4. Mekanisme Pelaksanaan
    1. Kegiatan Pengembangan Diri diberikan di luar jam pembelajaran (ekstrakurikuler) dibina oleh guru-guru yang memiliki kualifikasi yang baik berdasarkan surat keputusan Kepala Sekolah.
    2. Bentuk Kegiatan Pengembangan Diri dan Jadwal Pelaksanaan
      NO NAMA KEGIATAN HARI WAKTU
      1 Kepramukaan (Wajib) Jum,at 14.00 – 16.00
      2 Seni Tari Rabu 13.00 – 15.00
      3 Seni Vokal dan Musik Selasa 14.00 – 16.00
      4 Seni Lukis Senin 13.00 – 15.00
      5 Seni Batik Minggu 08.00 – 10.00
      6 Jurnalistik Sabtu 14.00 – 16.00
      7 Pencak Silat Kamis 15.00 – 16.00
      8 OSN Sabtu 13.30 – 15.00
      9 SWL Selasa 13.00 – 15.00
      10 Atletik Selasa14.00 – 16.00
      11 PMR Selasa 14.00 – 16.00
      12 BTAQ (Baca Tulis Al Quran) Kamis 14.00 - 16.00
    3. Alokasi Waktu Untuk kelas 7 dan kelas 8 diberikan 2 jam (ekuivalen 2 x 40 menit) Untuk kelas 9 diberi kegiatan Bimbingan Belajar secara intensif untuk persiapan menghadapi UN 2 jam pelajaran untuk pengembangan diri dilaksanakan diluar jam tatap Muka (ekstrakurikuler) Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan program di atas
    4. Penilaian :
      Kegiatan pengembangan diri dinilai dan dilaporkan secara berkala kepada sekolah dan orang tua dalam bentuk kualitatif :
      Katagori Keterangan
      A Sangat Baik
      B Baik
      C Cukup
      D Kurang
  5. Pengaturan Beban Mengajar
    Beban belajar menggunakan sistim paket dengan beban belajar maksimal 36 jam pelajaran per minggu. Satu jam pelajaran 40 menit, dengan rincian sebagai berikut :
    Kelas Satu jam pembelajaran tatap muka/menit Jumlah jam pembelajaran perminggu Minggu efektif Pertahun ajaran Waktu pembelajaran /jam per tahun
    VII 40 36 34 - 38 1224 - 1368
    VIII 40 36 34 – 38 1224 – 1368
    IX 40 36 34 - 36 1224 – 1296
  6. Ketuntasan Belajar
    Ketuntasan belajar setiap mata pelajaran ditentukan oleh kelompok guru mata pelajaran dengan mempertimbangkan materi esensial, kompleksitas, intake siswa, dan daya dukung dalam penyelenggaraan pembelajaran.
    Perhitungan ketuntasan belajar sebagai berikut
    REKAP KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL (KKM)
    KOMPONEN KKM
    VII VIII IX
      A Mata Pelajaran Smt. 1 Smt. 2Smt. 1Smt. 2Smt. 1Smt. 2
    1Pendidikan Agama757575757575
    2Pendidikan Kewarganegaraan757575757575
    3Bahasa Indonesia757575757575
    4Bahasa Inggris757575757575
    5Matematika757575757575
    6IPA757575757575
    7IPS757575757575
    8Seni Budaya757575757575
    9Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan kesehatan757575757575
    10Teknologi Informasi dan Komunikasi757575757575
    BMuatan Lokal
    1Bahasa Jawa757575757575
    CPengembangan DiriMinimal Baik
  7. Kriteria Kenaikan Kelas & Kelulusan
    1. Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun. Kriteria kenaikan kelas di SMP Negeri 1 Sluke diatur sebagai berikut :
      1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
      2. Siswa dinyatakan naik kelas bila nilai semua mata pelajaran ≥ KKM masing-masing mata pelajaran.
      3. Siswa dinyatakan naik kelas bersyarat bila ada paling banyak 4 mata pelajaran memiliki nilai dibawah KKM masing-masing mata pelajaran.
      4. Siswa dinyatakan tidak naik kelas bila memiliki nilai dibawah KKM lebih dari 4 mata pelajaran.
      5. Kehadiran di kelas ( kegiatan tatap muka ) mencapai minimal 90 %
      6. Memiliki nilai akhlaq dan kepribadian minimal B
    2. Kelulusan dilaksanakan untuk setiap peserta didik pada akhir jenjang pendidikan,dengan mengacu pada ketentuan PP No. 19 Tahun 2005 pasal 72 ayat (1).
      Peserta didik dinyatakan lulus setelah memenuhi persyaratan sbb :
      1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
      2. Memperoleh nilai minimal Baik untuk mata pelajaran :
        1. Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak mulia.
        2. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan.
        3. Kelompok mata pelajaran Estetika.
        4. Kelompok mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
      3. Lulus Ujian Nasional.
      4. Lulus Ujian Sekolah (praktek dan tulis).
      5. Kehadiran di kelas ( kegiatan tatap muka ) mencapai minimal 90 %
      6. Memiliki nilai akhlaq dan kepribadian minimal B
  8. Pendidikan Kecakapan Hidup
    Kurikulum kecakapan hidup di SMP N 1 Sluke untuk membekali peserta didik memasuki tuntutan dunia kerja sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik dan kebutuhan dunia kerja, khususnya bagi mereka yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

    Kurikulum kecakapan hidup di SMP N 1 Sluke merupakan bagian integral dari semua mata pelajaran dan tidak masuk dalam struktur kurikulum secara khusus, disajikan secara terintegrasi dan atau berupa ketrampilan yang direncanakan secara khusus dipraktekkan secara periodik yaitu kegiatan-kegiatan dalam ekstra kurikuler. Dengan tujuan peserta didik apabila sudah lulus memiliki dasar ketrampilan juga wawasan berwirausaha.

  9. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global
    Program pendidikankeunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global di SMP N 1 Sluke mengembangkan program keunggulan yang disesuaikan dengan kompetensi serta aspek manfaat bagi peserta didik. Substansinya mencakup pelaksanaan Ekstra kurikuler yang memungkinkan untuk meningkatkan daya saing dalam rangka prestasi non akademik guna mempersiapkan kegiatan lomba-lomba di tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi bahkan tingkat Nasional. Pelaksanaan Ekstra kurikuler ( Ekskul ) tersebut berupa : Ekskul Catur dan batik.
  10. Nilai Budaya dan Karakter Bangsa
  11. Pendidikan adalah suatu upaya sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. Usaha sadar itu tidak boleh dilepaskan dari lingkungan peserta didikberada, terutama dari lingkungan budayanya, karena peserta didik hidup tak terpisahkandalam lingkungannya dan bertindak sesuai dengan kaidah-kaidah budayanya

    Fungsi pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah:
    1. pengembangan: pengembangan potensi peserta didik untuk menjadi pribadi berperilaku baik; ini bagi peserta didik yang telah memiliki sikap dan perilaku yangmencerminkan budaya dan karakter bangsa;
    2. perbaikan: memperkuat kiprah pendidikan nasional untuk bertanggung jawab dalam pengembangan potensi peserta didik yang lebih bermartabat; dan
    3. penyaring: untuk menyaring budaya bangsa sendiri dan budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang bermartabat.
    Tujuan pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah:
    1. mengembangkan potensi kalbu/nurani/afektif peserta didik sebagai manusia dan warganegara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa;
    2. mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalandengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya bangsa yang religius;
    3. menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebaga generasi penerus bangsa;
    4. mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif, berwawasan kebangsaan; dan
    5. mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan persahabatan, serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan (dignity).
    Tabel Nilai dan Deskripsi Karakter Bangsa
    NO NILAI DESKRIPTIF
    1 Religius Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
    2 Jujur Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
    3 Toleransi Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
    4 Disiplin Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
    5 Kerja Keras Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.
    6 Kreatif Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
    7 Mandiri Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada Orang
    8 Demokratis Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
    9 Rasa Ingin Tahu Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
    10 Semangat Kebangsaan Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.
    11 Cinta Tanah Air Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
    12 Menghargai Prestasi Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
    13 Bersahabat/ Komuniktif Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.
    14 Cinta Damai Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.
    15 Gemar Membaca Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
    16 Peduli Lingkungan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
    17 Peduli Sosial Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
    18 Tanggung-jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

    Catatan: Sekolah dan guru dapat menambah atau pun mengurangi nilai-nilai tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang dilayani sekolah dan hakekat materi SK/KD dan materi bahasan suatu mata pelajaran.
    Meskipun demikian, ada 5 nilai yang diharapkanmen menjadi nilai minimal yang dikembangkan di setiap sekolah yaitu nyaman, jujur, peduli, cerdas, dan tangguh/ kerjakeras.

    Kurikulum SMP N 1 Sluke dikembangkan dengan memperhatikan pengembangan karakter sosial budaya masyarakat Kecamatan Sluke khususnya dan Kabupaten Rembang pada umumnya guna menunjang pengembangan dan pelestarian nilai-nilai budaya bangsa serta keragaman budaya bangsa Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa ini bertujuan untuk meningkatkan rasa patriotisme dan nasionalisme semua peserta didik.



Bacaan terkait:
  1. Cover
  2. Bab I Pendahuluan
  3. Bab II Tujuan
  4. Bab IV Kalender Pendidikan



Di upload oleh Amin Wahyudi

SEKILAS
AMIN WAHYUDI
Sehari-hari mengajar di SMP N 1 Sluke. Mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris.
Selain mengelola blog sekolah (blog ini) dia juga punya blog pribadi yang dia maksudkan sebagai blog pendidikan.







Minggu, 18 Oktober 2015

KURIKULUM SMP N 1 SLUKE 2015 / 2016 BAB IV

BAB IV
KALENDER PENDIDIKAN



Mengetahui
Kepala SMP Negeri 1 Sluke


SUBAGIO,S.Pd
NIP. 19580626 198103 1 011



Mengetahui
Kepala SMP Negeri 1 Sluke


SUBAGIO,S.Pd
NIP. 19580626 198103 1 011






Bacaan terkait:
  1. Cover
  2. Bab I Pendahuluan
  3. Bab II Tujuan
  4. Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum



Di upload oleh Amin Wahyudi

SEKILAS
AMIN WAHYUDI
Sehari-hari mengajar di SMP N 1 Sluke. Mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris.
Selain mengelola blog sekolah (blog ini) dia juga punya blog pribadi yang dia maksudkan sebagai blog pendidikan.